Peringati Harlah ke-72 IPNU dan ke-71 IPPNU, PAC Omben Gelar "Bukber Raya" dan Khotmil Qur’an
Pcipnuippnusampang – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) pada Rabu (11/03/2026). Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU Omben menggelar perayaan Hari Lahir (Harlah) IPNU ke-72 dan IPPNU ke-71 yang dirangkai dengan kegiatan "Buka Bersama (Bukber) Raya" melibatkan seluruh Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Komisariat (PK) se-Kecamatan Omben.
Dengan mengusung tema "IPNU dan IPPNU Maju Bersama Berkomitmen Berbagi Kasih", acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar kader sekaligus meneguhkan peran pelajar NU di tengah tantangan zaman.
Awali Kegiatan dengan Khotmil Qur’an
Sebelum prosesi seremonial dimulai, kegiatan diawali dengan pembacaan Khotmil Qur’an oleh para kader. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk tabarruk (mencari berkah) serta mendoakan para muassis (pendiri) NU dan IPNU-IPPNU agar semangat perjuangan mereka tetap mengalir dalam nadi setiap kader di tingkat PAC, PR, maupun PK.
Refleksi 72 Tahun IPNU dan 71 Tahun IPPNU
Dalam sambutannya, Ketua PAC IPNU, Rekan Roisul Munir, menekankan bahwa usia organisasi yang sudah lebih dari tujuh dekade ini merupakan bukti kematangan spiritual dan sosial para kader.
"Kita berdiri di atas pundak para pendahulu yang telah berjuang tulus. IPNU dan IPPNU adalah wadah bagi pelajar NU untuk berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi agama, bangsa, dan negara," ujar Roisul Munir di hadapan puluhan rekan dan rekanita yang hadir.
Beliau juga mengingatkan bahwa peringatan harlah ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan momen refleksi diri. Di era yang serba cepat, kader IPNU-IPPNU dituntut untuk tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga mampu menjadi pelopor kemajuan yang berakhlak mulia.
"Mari kita buktikan bahwa kader IPNU-IPPNU Omben adalah generasi yang mampu menjawab tantangan zaman. Semoga organisasi ini semakin jaya, solid, dan bermanfaat bagi semesta," tambahnya sebelum menutup sambutan dengan jargon khas Salam Berjuta: Belajar, Berjuang, dan Bertaqwa.
Momen Berbagi Kasih
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan ditutup dengan buka puasa bersama (Bukber Raya). Suasana hangat terlihat saat para kader dari berbagai tingkatan duduk melingkar menikmati hidangan, mencerminkan komitmen "berbagi kasih" yang menjadi inti dari tema kegiatan tahun ini.
Penulis: Zeinal Abidin
Editor: Hanadi Putri


Leave a Comment